Postingan

mekanisme kerja obat

Gambar
Mekanisme Kerja Obat Mekanisme kerja obat pada umumnya melalui interaksi dengan reseptor pada sel organisme. Reseptor obat pada umumnya merupakan suatu makromolekul fungsional, yang pada umumnya juga bekerja sebagai suatu reseptor fisiologis bagi ligan-ligan endogen (semisal: hormon dan neurtransmiter). Interaksi obat dengan reseptor pada tubuh dapat mengubah kecepatan kegiatan fisiologis, namun tidak dapat menimbulkan fungsi faali yang baru. Terdapat bermacam-macam reseptor dalam tubuh kita, misalnya reseptor hormon, faktor pertumbuhan, faktor transkripsi, neurotransmitter, enzim metabolik dan regulator (seperti dihidrofolat reduktase,asetilkolinesterase). Namun demikian, reseptor untuk obat pada umumnya merupakan reseptor yang berfungsi bagi ligan endogen (hormon dan neurotransmitter).2 Reseptor bagi ligan endogen seperti ini pada umumnya sangat spesifik (hanya mengenali satu struktur tertentu sebagai ligan). Obat-obatan yang berinteraksi dengan reseptor fisiologis dan melakuk...

penggolangan obat

Gambar
5 Penggolongan Obat: Obat Bebas, Bebas Terbatas, Keras, Psikotropika, Narkotika dan Contoh Definisi Obat Menurut Undang-undang Berdasarkan  UU No. 36 Tahun 2009  yang membahas mengenai kesehatan disebutkan bahwa  obat adalah  bahan atau paduan bahan, termasuk produk biologi yang digunakan untuk mempengaruhi atau menyelidiki sistem fisiologi atau keadaan patologi dalam rangka penetapan diagnosis, pencegahan, penyembuhan, pemulihan, peningkatan kesehatan dan kontrasepsi. Nah, sedangkan untuk penggolongan obat diatur dalam  Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 917/Menkes/Per/X /1993 . Penggolongan obat sendiri dilakukan guna untuk meningkatkan keamanan serta ketepatan pemakaian atau penggunaan dan pengamanan distribusi obat. Penggolongan obat tersebut terdiri atas, obat bebas, obat bebas terbatas, obat wajib apotek  (obat keras yang dapat diperoleh tanpa resep dokter diapotek, diserahkan oleh apoteker), obat keras, psikotropika, dan narkotika. ...

materi farmakologi

Gambar
Pengertian Farmakologi Farmakologi (pharmacology) berasal dari bahasa Yunani, yaitu pharmacon (obat) dan logos (ilmu). Farmakologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari interaksi obat dengan tubuh untuk menghasilkan efek terapi (therapeutic). Obat adalah setiap zat kimia yang dapat mempengaruhi proses hidup pada tingkat molekuler. Pada masa lalu, farmakologi mencakup semua ilmu pengetahuan tentang sejarah, sumber, sifat-sifat fisik dan kimia, komposisi, efek-efek biokimia dan fisiologi, mekanisme kerja, absorpsi, biotransformasi, eksresi, penggunaan terapi, dan penggunaan lainnya dari obat. Namunn, berkembangnya ilmu pengetahuan, beberapa bagian dari farmakologi ini telah berkembang menjadi disiplin ilmu tersendiri dalam ruang lingkup yang lebih sempit, tetapi terlepas sama sekali dari farmakologi. Secara singkat perkembangan farmakologi tersebut dapat dikategorikan pada beberapa cabang: Farmakognosi Farmasi Farmakologi klinik Farmakokinetik Farm...

Pemberian Nama Obat

Penamaan Obat 1.        Nama Kimia          Accupril  digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi) dan gagal jantung.   Accutane  (isotretinoin) adalah obat yang dipakai untuk pengobatan yang parah, menodai jerawat kistik yang belum dibersihkan di respon pada obat-obat ringan seperti antibiotik.     Aceon digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi) dan untuk mencegah serangan jantung pada orang dengan penyakit arteri koroner.    Aciphex (RABEPRAZOLE) adalah obat oral yang digunakan untuk pengobatan kondisi yang disebabkan oleh asam. Hal ini di kelas obat yang disebut inhibitor pompa proton atau PPI yang menghambat produksi asam oleh perut. Rabeprazole, seperti PPI yang lain, blok enzim di dinding perut yang membuat dan mengeluarkan asam ke dalam perut. Dengan menghalangi enzim, sekresi asam ke dalam perut sudah menurun, dan ini memungkinkan borok d...

Fase Farmakokinetik

Gambar
Farmakokinetik dapat didefinisikan sebagai setiap proses yang dilakukan tubuh terhadap obat, yaitu absorbsi, distribusi, metabolism atau biotransformasi dan ekskresi (ADME). Dengan  demikian obat yang mask kedalam tubuh (melalui berbagai cara pemberian), tetap akan mengalami absorbs melalui membrane sel kemudian masuk kedalam sirkulasi darah (sistemis) dan disebarluaskan keseluruh jaringan tubuh (distribusi) dan sebagian dari obat tersebut akan mengalami metabolism/biotransformasi dan akhirnya dikeluarkan dari tubuh (ekskresi) baik dalam bentuk metabolit (senyawa yang sudah dirubah) maupun dalam bentuk utuh/tidak berubah. A.  Absorbsi Obat  Pengertian absorbsi adalah penyerapan obat dari usus atau tempat pemberian kedalam sirkulasi darah.   Kecepatan absorbsi obat  sangat tergantung  antara lain karena; bentuk obat dan cara pemberian.  Absorbsi tercepat dari usus kalau obat diberikan dalam bentuk terlarut, misalnya dalam bentuk sirup, sedan...